Selamat Datang di Webnya Satori!!

Source, Package, and Port

FreeBSD adalah sebuah sistim operasi komputer berbasiskan 4.4BSD-Lite2, sebuah versi dari UNIX yang dikembangkan oleh University of California di Berkeley. Saat ini FreeBSD dikembangkan oleh sebuah group developer dari seluruh penjuru dunia. Dalam melengkapi diri sebagai sebuah sistim operasi yang lengkap bagi penggunanya, FreeBSD memberikan dukungan sebuah koleksi metafile yang berguna untuk membantu instalasi aplikasi tambahan yang disebut sebagai Ports Collection serta Packages sebagai bentuk paket siap instal. FreeBSD juga memiliki cara lain untuk dapat diinstall berbagai macam aplikasi yaitu source code.

Jika kita ingin menginstall aplikasi FreeBSD dengan source code, kita harus memiliki pengetahuan khusus dalam proses compile source code. Karena pada proses ini, kita menginstall aplikasi FreeBSD secara manual.

Di FreeBSD, sebuah package adalah sebuah file arsip khusus yang mengandung banyak file didalamnya (biasanya berupa file executable, manual, dan dokumentasinya) yang akan diinstal ketika Anda melakukan proses build dan instal dari sebuah port. Jika dibandingkan dengan sebuah port, proses instalasi sebuah package membutuhkan waktu yang sangat singkat, banyak diantaranya membutuhkan waktu kurang dari satu menit. Keuntungan menggunakan package dalam menginstall aplikasi di FreeBSD adalah,
1. sebuah package biasanya berukuran kecil dibandingkan dengan source code.
2. Instalasi package tidak melibatkan proses compile. Sangat cocok digunakan apabila Anda mempunyai mesin yang berkemampuan terbatas untuk melakukan compile, atau Anda tidak mempunyai cukup waktu untuk melakukan keseluruhan proses build yang biasanya memakan waktu relatif lama.
3. Anda tidak perlu memiliki pengetahuan khusus dalam proses compile source code untuk menginstal aplikasi lewat package.

FreeBSD menggunakan istilah ports, mendeskripsikan sejumlah file tambahan untuk mengadaptasikan sebuah paket aplikasi agar dapat diinstal pada sistim operasi FreeBSD. Ports tidak menyertakan source code, namun setiap port akan mendownload source code yang dibutuhkan untuk proses build dan instalasi. Keuntungan menggunakan ports dalam menginstall aplikasi di FreeBSD adalah,
1. Packages dibuat dengan menggunakan optimasi pada mesin yang generik, hal ini biasanya maksudkan agar packages dapat dipergunakan pada sistim yang beragam. Anda dapat melakukan tweaking pada saat menginstal aplikasi menggunakan ports, misalnya Anda ingin mengcompile aplikasi secara spesifik untuk mesin yang menggunakan prosesor Pentium atau Athlon.
2. Penggunaan ports memungkinkan Anda untuk mendapatkan fitur spesifik pada aplikasi dengan memberikan kombinasi optional pada waktu build.
3. Permasalahan soal lisensi seringkali menyebabkan sebuah aplikasi tidak dapat dibuat sebagai package, oleh sebab itu Anda masih dapat menginstal aplikasi tersebut dari port.
4. Jika Anda termasuk pada kategori user yang tidak mempercayai penggunaan distribusi aplikasi berformat binari, Anda dapat menggunakan ports untuk menganalisa kemungkinan ditemukannya bugs pada sebuah aplikasi. Ports akan mendownload source code setiap aplikasi yang hendak diinstal.
5. Anda dapat mengintegrasikan sendiri patch yang Anda buat atau didapat dari Internet ke aplikasi yang hendak diinstal menggunakan ports.

FreeBSD menyediakan sebuah bagian dari websitenya yang berisi mengenai
informasi mengenai ports dan packages. Anda dapat mengunjunginya pada URL
http://www.freebsd.org/ports/index.html.
Pada website tersebut terdapat daftar aplikasi yang telah tersedia sebagai
ports dan packages.

calife-2.8.4d
A lightweight alternative to sudo
Long description | Package | Sources | Main Web Site
Maintained by: thomas@FreeBSD.org
ccrypt-1.3
A command-line utility for encrypting and decrypting
files and streams
Long description | Package | Sources | Main Web Site
Maintained by: jim@corebsd.or.id
Requires: libgnugetopt-1.2
cfs-1.4.1
A cryptographic file system implemented as a user-space
NFS server
Long description | Package | Sources
Maintained by: green@FreeBSD.org

Contoh diatas adalah sebagian aplikasi yang tercantum pada website tersebut
dalam kategori aplikasi security [http://www.freebsd.org/ports/security.html].
Anda juga dapat melihat deskripsi dari setiap aplikasi serta mendownload
packages yang telah tersedia.
Setiap package didistribusikan dalam format .tgz, dan Anda dapat menemukan
keseluruhan packages pada website FreeBSD Ports [02].

develbox:˜ # ftp ftp://ftp.FreeBSD.org/pub/FreeBSD/ports/packages/
Trying 204.152.184.73…
Connected to ftp.FreeBSD.org.
220 freebsd.isc.org FTP server ready.
331 Guest login ok, send your complete e-mail address as password.
230-The response ’negative@’ is not valid
230-Next time please use your e-mail address as your password
230- for example: joe@develbox.bhc.or.id
230-
230-You have reached freebsd.isc.org/ftp.freebsd.org.
230-
230-<insert some funky ASCII art here>
230-
230-This server is operated by Internet Software Consortium (ISC),
230-on behalf of the FreeBSD Project, and is serving the full
230-FreeBSD FTP archive via IPv4 and IPv6.
230-
230 Guest login ok, access restrictions apply.
Remote system type is UNIX.
Using binary mode to transfer files.
200 Type set to I.
250 CWD command successful.
ftp> cd security
250 CWD command successful.
ftp> ls kripp*
150 Opening ASCII mode data connection for directory listing.
lrwxr-xr-x 1 110 root 20 Jun 8 16:48 kripp-0.5.tgz ->
../All/kripp-0.5.tgz
226 Transfer complete.
ftp> get kripp-0.5.tgz
local: kripp-0.5.tgz remote: kripp-0.5.tgz
150 Opening BINARY mode data connection for kripp-0.5.tgz (5287 bytes).
100% |**************************************************| 5287 00:00 ETA
226 Transfer complete.
5287 bytes received in 2.25 seconds (2.30 KB/s)
ftp> quit
221-You have transferred 5287 bytes in 1 files.
221-Total traffic for this session was 6718 bytes in 1 transfers.
221-Thank you for using the FTP service on freebsd.isc.org.
221 Goodbye.
develbox:˜ # ls -l kripp-0.5.tgz
-rw-r–r– 1 root negative 5287 Jun 8 08:56 kripp-0.5.tgz
develbox:˜ # pkg_add kripp-0.5.tgz
develbox:˜ # pkg_info -Ix kripp
kripp-0.5 Lightweight network password sniffer

Diatas adalah contoh instalasi menggunakan package dengan mendownload
package kripp terlebih dahulu dari ftpsite FreeBSD.

April 25, 2008 Posted by satori125 | Uncategorized | | No Comments Yet

APRS (Automatic Packet Reporting System)

APRS (Automatic Packet Reporting System) adalah radio amatir yang merupakan sistem dasar dari komunikasi digital dan informasi secara cepat dalam suatu area secara real-time. APRS merupakan teknologi semacam GPS (Global Positioning System), yaitu teknologi yang memetakan secara visual suatu daerah melalui satelit. Tetapi, berbeda halnya dengan GPS, APRS ini dibuat oleh individual atau kelompok atau institusi dan lebih khususnya diperuntukkan bagi kalangan sendiri, tapi tidak menutup kemungkinan bagi orang lain untuk melihat dari visualisasi APRS ini. Setiap orang dapat meletakkan apa saja, baik berupa informasi atau apapun di objek (yang umumnya berupa peta) yang dibuatnya. APRS dikembangkan oleh Bob Bruninga yang merupakan insinyur riset senior di Akademi Naval Amerika Serikat. APRS ini ditemukan oleh Bob Bruninga sekitar tahun 1980-an, tetapi APRS ini pada awal penemuannya belum dinamai APRS tetapi callsign WB4APR. Setelah GPS mulai merajalela, nama WB4APR pun diubah menjadi APRS (Automatic Packet Reporting System).

APRS merupakan protokol komunikasi yang secara real-time diperuntukkan bagi pertukaran data dalam jumlah besar. APRS merupakan penyampaian data dalam jaringan secara multi-user, tetapi terdapat perbedaan antara APRS dengan radio paket konvensional, APRS ini hanya mengenal 4 tipe paket yaitu Posisi/Objek, Status, Pesan, dan Antrian. APRS biasanya diaplikasikan dalam hal-hal sbb:

1. Penentuan lokasi stasiun tetap/bergerak
2. Pengiriman data (telemetri)
3. Pengiriman berita singkat
4. Pantauan Cuaca

April 16, 2008 Posted by satori125 | Uncategorized | | No Comments Yet

Apa itu eQSO..

eQSO adalah layanan Voice over Internet Protocol (VoIP) yang dikembangkan untuk amatir radio. Ini memungkinkan amatir radio untuk saling terhubung tidak hanya menggunakan media udara, tetapi juga melalui Internet. Ini membuka peluang amatir radio dapat menikmati kebebasan berkomunikasi antara amatir radio lainnya melalui frekuensi radio, melalui Internet atau campuran keduanya.

Di indonesia uji pertama kali on-air eQSO di lakukan pada tanggal 29 Oktober 2002 dengan menghubungkan repeater YB0ZZ Jakarta pada frekuensi 438.080 MHz ke beberapa gateway pribadi di beberapa propinsi di Indonesia. Hasilnya luar biasa, rekan-rekan Amatir Radio di Indonesia dapat berkomunikasi satu dengan lainnya dalam jarak ribuan kilometer hanya bermodalkan handy talkie 2 meter-an.

Sejarah
Luasnya wilayah Indonesia serta tidak terhubungnya repeater-repeater amatir radio membuat YB0KLI dan rekan amatir radio di maillist orari-news@yahoogroups.com menggagas ide VoIP untuk me-link repeater di seluruh Indonesia. Diskusi pertama muncul pada tanggal 25 Juli 2002. Pada tanggal 12 Agustus 2002 hal yang diidamkan akhirnya menjadi kenyataan; rekan-rekan di maillist ORARI News merasakan betapa nikmatnya berQSO dengan rekan amatir radio lainnya menggunakan sarana Internet. Saat itu server yang dipakai adalah server backup eQSO di alamat repeater.dns2go.com room Indonesia. Sistemnya disebut “Repeater Phone Internasional“.

Tanggal 29 Oktober 2002, ujicoba dilanjutkan secara on-air dengan menghubungkannya ke repeater YB0ZZ di Jakarta pada frekuensi 438.080 MHz dan juga beberapa gateway pribadi di beberapa propinsi. Hasilnya luar biasa… Komunikasi berjalan mulus, tak terasa lawan bicara ribuan kilometer jauhnya… Beberapa kontak bahkan terjadi secara lintas negara. Memang ada delay yang cukup mengganggu karena lokasi server yang jauh di belahan dunia lain. Beberapa waktu kemudian, server pindah ke alamat server.eqso.net room Indonesia. eQSO RF Gateway disediakan oleh YB0EO dan backup tersedia di QTH YB0HD. Tanggal 2 Juni 2003, server kena petir namun masih bisa dipugar dalam beberapa hari, namun 10 Pebruari 2004 layanan ini benar-benar padam karena PSU server jebol kena petir dan kendala sumberdaya lainnya termasuk mahalnya link Internet yang harus disubsidi selama 1,5 tahun, proyek ini akhirnya mati suri.

Setelah mati suri dan tidak puas dengan delay yang terlalu lama, akhirnya tanggal 1 Maret 2005 rekan-rekan kembali dapat menikmati eQSO. Ini kali kita membangun infrastruktur yang lebih “Indonesiawi” dengan server yang diletakkan di QTH YB0EO dan diakses melalui IP 202.155.147.155. Tanggal 3 Maret 2005, sistem ini dapat pula diakses dari jaringan WiFi ORARI dengan SSID “WiFi ORARI” atas bantuan dari YB0HD yang diletakkan di gedung BNI46, Jakarta. Tidak hanya itu, tanggal 7 Maret 2005, YD9ANL menyediakan backup server di IP 202.152.53.26 dan 202.162.208.213. Semua entry alamat IP digilir DNS menggunakan teknik round-robin yang memungkinkan sistem diakses dengan alamat tunggal server.aeroCity.net — bila satu server mati akan digantikan oleh server berikutnya. eQSO RF Gateway yang turut berpartisipasi adalah YD1SRP, YD0NPZ, YB0HD, YC1ZAC, YC5PDT, YB3CC dan YC3RCJ. Sistem ini tidak bertahan lama, domain aeroCity.net yang sedianya adalah nama layanan packet radio besutan YB0KLI harus kalah ditelan tingginya biaya maintenance; sistem ini hanya bertahan sampai 13 Pebruari 2006… -_-”

Tanggapan Organisasi
Saat ini, ORARI membuka diri terhadap eQSO. Gebrakan dimulai oleh amatir radio di Makassar dengan berdirinya Club Station yang khusus mengembangkan dunia digital di amatir radio. Callsign YB8ZD akhirnya terbit, dimotori oleh YB8EW dan kawan-kawan [baca situs webnya]. YB8ZD lahir tanggal 17 April 2007 dengan IAR yang diterbitkan oleh Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan. Rakerda ORDA Sulawesi Selatan tanggal 12 Agustus 2007 telah menyiratkan pentingnya amatir radio mengikuti perkembangan teknologi.

YC1LZ melalui lobi yang intensif dengan pengurus ORDA Jawa Barat akhirnya menanyakan hal ini secara resmi ke ORPUS mengenai kegiatan eQSO. Melalui surat nomor B-171/OP/KU/2007 tanggal 10 September 2007 –tepat 1 hari sebelum diselenggarakannya eQSO Ramadhan net 2007– ORPUS menilai bahwa:

1. eQSO adalah pengembangan komunikasi digital yang digeluti amatir radio seluruh dunia termasuk Indonesia
2. Perlu adanya pemahaman yang jelas tentang pemaduan jaringan Internet dengan jaringan amatir radio sehingga tidak melanggar KM-49 Tahun 2002 tentang kegiatan amatir radio
3. Dengan akan diterbitkannya PP-38 Tahun 2007, ORARI dan Ditjen Postel sedang membahas hal-hal yang berkaitan dengan eQSO
4. eQSO dianggap sebagai kegiatan eksperimen amatir radio yang perlu mendapat pengawasan dan dikendalikan oleh ORARI Daerah.

Kondisi Terkini
Layanan dan situs eQSO Indonesia 2007 pada alamat eqso.orari.net di-hosting di salah satu server YB0EO. Dengan memori 2 GB, harddisk 200 GB serta koneksi gigabit Ethernet langsung ke port Indonesia Internet Exchange (IIX) berbandwidth 10 Mbps, layanan eQSO Indonesia 2007 dapat diakses oleh ribuan pemakai di Indonesia tanpa hambatan. Administrasi server dikelola oleh YB0KLI dan administrasi eQSO RF Gateway dikelola bersama oleh YD1SRP, YC1LZ dan YB8EW.

Pada tanggal 1 Nopember 2007, domain orari.net kadaluarsa dan proses pembaruannya menemui kesulitan teknis; ini menyebabkan layanan eQSO Indonesia 2007 terganggu karena pengguna tidak dapat menggunakan subdomain tersebut, harus menggunakan alamat IP langsung. Onno W. Purbo, YC0MLC, Litbang ORPUS membantu menyiapkan subdomain eqso.orari.or.id dan akhirnya subdomain ini hidup tanggal 9 Nopember 2007.

April 16, 2008 Posted by satori125 | Uncategorized | | No Comments Yet

Apache Web Server

Apache Web Server adalah software open source untuk HTTP web server yang dijalankan di platform sistem Unix-like seperti BSD, Linux, dan UNIX, Microsoft Windows dan lainnya. Apache dikembangkan dan dipelihara oleh komunitas terbuka yang bergabung dengan Apache Software Foundation.
Mulanya, Apache sekedar open source alternative untuk Netscape web server (kini dikenal sebagai Sun ONE). Kemudian ia berkembang dengan pesat melampaui semua jenis Unix based HTTP server lainnya baik dalam hal fungsionalitas maupun kecepatan. Apache adalah HTTP server paling popular di Internet sejak April 1996 dan menguasai 57% pangsa pada bulan Mei 1999. Pada bulan Agustus 2004 telah tercatat peningkatan menjadi 67%.

Apache piawai memiliki fitur ‘highly configurable error messages, DBMS-based authentication databases, and content negotiation’. Didukung beberapa GUIs memudahkan konfigurasi dan lebih intuitif. Apache medukung fitur yang diimplementasikan sebagai modul ter-kompilasi mulai dari server-side programming language support sampai dengan authentication schemes. Sejumlah bahasa pemrograman yang lazim seperti Perl, Python, dan PHP didukung sepenuhnya.
Apache umumnya digunakan dalam satu paket popular LAMP (Linux Apache MySQL dan PHP/Perl/Python). Selain itu Apache juga dikemas bersama paket proprietari seperti Oracle database atau IBM WebSphere application server. Secara tak langsung juga didukung Borland dengan Kylix dan Delphi development tools.
Awalnya, Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka yang menjadi alternatif dari server web Netscape. Sejak April 1996, Apache menjadi web server paling popular diinternet.
Asal mula nama Apache berasal ketika sebuah server web populer yang dikembangkan pada awal 1995. yang bernama NCSA HTTPd 1.3 memiliki sejumlah perubahan besar terhadap kode sumbernya. Saking banyaknya patch pada perangkat lunak tersebut sehingga disebut sebuah server yang memiliki banyak patch (“a patchy” server). Tetapi pada halaman FAQ situs web resminya, disebutkan bahwa “Apache” dipilih untuk menghormati suku asli Indian Amerika Apache, yang dikenal karena keahlian dan strategi perangnya. Versi 2 dari Apache ditulis dari awal tanpa mengandung kode sumber dari NCSA.

April 4, 2008 Posted by satori125 | Uncategorized | | No Comments Yet

Radio Wireless

Radio wireless adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. Radio wireless merupakan Wi-Fi (Wireless Fidelity). Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kepraktisan,tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah kecepatan tergantung sinyal yang diperoleh.

Wi-Fi hanya dapat di akses dengan peralatan Wi-Fi certified Radio seperti komputer, laptop, PDA atau Cellphone. Untuk Laptop versi terbaru keluaran tahun 2007, sudah terdapat wifi on board. Bila belum tersedia pemakai dapat menginstall Wi-Fi PC Cards yang berbentuk kartu di PCMCIA Slot yang terdapat di laptop atau Wifi USB .

Untuk PDA, pemakai dapat menginstall Compact Flash format Wi-Fi radio di slot yang telah tersedia. Bagi pengguna yang komputer atau PDA – nya menggunakan Windows XP, hanya dengan memasangkan kartu ke slot yang tersedia, Windows XP akan dengan sendirinya mendeteksi area disekitar Anda dan mencari jaringan Wi-Fi yang terdekat dengan Anda. Amatlah mudah menemukan tanda apakah peranti tersebut memiliki fasilitas Wi-Fi, yaitu dengan mencermati logo Wi-Fi CERTIFIED pada kemasannya. Meskipun Wi-Fi hanya dapat diakses ditempat yang bertandakan “Wi-Fi Hotspot”, jumlah tempat-tempat umum yang menawarkan “Wi Fi Hotspot” meningkat secara drastis. Hal ini disebabkan karena dengan dijadikannya tempat mereka sebagai “Wi-Fi Hotspot” berarti pelanggan mereka dapat mengakses internet yang artinya memberikan nilai tambah bagi para pelanggan. Layanan Wi-Fi yang ditawarkan oleh masing-masing “Hots Spot” pun beragam, ada yang menawarkan akses secara gratis seperti halnya di executive lounge Bandara, ada yang mengharuskan pemakainya untuk menjadi pelanggan salah satu ISP yang menawarkan fasilitas Wi-Fi dan ada juga yang menawarkan kartu pra-bayar. Apapun pilihan Anda untuk cara mengakses Wi-Fi, yang terpenting adalah dengan adanya Wi-Fi, Anda dapat bekerja dimana saja dan kapan saja hingga Anda tidak perlu harus selalu terkurung di ruang kerja Anda untuk menyelesaikan setiap pekerjaan.

April 4, 2008 Posted by satori125 | Uncategorized | | No Comments Yet

Sejarah Radio Wireless

Kegiatan Amatir radio merupakan kegiatan orang-orang yang mempunyai hoby dalam bidang tehnik transmisi radio dan elektronika, kegiatan ini sudah ada sejak teknik transmisi radio ditemukan dan karena kegiatan ini menggunakan disamping peralatan juga media spektrum gelombang elektro magnetik yang menyangkut kepentingan kehidupan manusia dalam alam semesta ini maka, kegiatan ini disahkan, diatur dan diawasi secara global baik oleh Badan2 telekomunikasi international ITU & IARU maupun oleh badan telekomunikasi nasional disetiap negara.Terbentuknya Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia Nara Sumber: RAJ Lumenta, Engkus, Herry Sembel, Hasan Koesoema Ardiwinata, MI Khadja, Willy A. Karamoy,

Terbentuknya orari boleh dikata berawal di Jakarta dan Jawa Barat atau pulau Jawa pada umumnya dan diprakarsai oleh kegiatan aksi mahasiwa , pelajar dan kaum muda, diawal tahun 1965 sekelompok mahasiwa publistik yang tergabung dalam wadah KAMI membentuk radio siaran perjuangan bernama Radio Ampera, mulai saat itu juga bermunculanlah radio siaran lainya seperti Radio Fakultas Tehnik UI, Radio Angkatan Muda, Kayu Manis, Draba dll. Sudah tentu semua radio siaran itu merupakan siaran yang tak memiliki izin alias Radio gelap. Sadar karena semakin banyaknya radio siaran bermunculan yang memerlukan suatu koordinasi demi tercapainya perjuangan ORBA maka dibentuklah pada tahun 1966 oleh para mahasiwa suatu wadah yang diberi nama PARD (Persatuan Radio Amatir Djakarta) diantaranya terdapat nama-nama koordinatornya seperti Willy A Karamoy. Ismet Hadad, Rusdi Saleh ……dll. Dan di Bandung terbentuk PARB. Bagi anggota yang hanya berminat dalam bidang teknik wajib menempuh ujian tehnik dan bagi kelompok radio siaran disamping perlu adanya tehnisi yang telah di uji juga wajib menempuh ujian tehnik siaran dan publisistik. Setelah itu kesemuanya diberi callsign menggunakan prefix X, kode area 1 s/d 11 dan suffix 2 huruf sedangkan huruf suffix pertamanya mengidentifikasikan tingkat keterampilannya A s/d F seperti X6AM, X11CB dsb sedangkan untuk radio siaran diberi suffix 3 huruf.Pada mulanya PARD merupakan wadah bagi para amatir radio dan sekaligus radio siaran . Sehingga pada saat itu secara salah masyarakat mengidentikan Radio amatir sebagai radio siaran non RRI. Karena adanya Tingkatan keterampilan, PARD saat itu juga menyelenggarakan ujian kenaikan tingkat.
Disamping itu terdapat juga para Amatir era 1945-1952 yang tergabung dalam PARI (Persatoean Amatir Repoeblik Indonesia 1950), diantaranya terdapat nama – nama , Soehodo

Sumber: id.wikipedia.com/Sejarah radio amatir

April 4, 2008 Posted by satori125 | Uncategorized | | No Comments Yet